Ini Alasan Orang China Lebih Menyukai Beli Mobil Tunai


Lebih dari 70% pembeli mobil di Liuzhou, Guangxi, China, orang-orang membeli mobil secara tunai. Yang menjadi alasan utama adalah, bunga yang besar & penurunan nilai ekonomis dari barang yang dibeli.

"Orang berpikir, bahwa membeli mobil yang harga hemat & umur fungsionalnya berkurang setiap tahun wajib dibayar tunai. Sebab, suku bunga yang dibayar nggak turun meskipun sudah bertahun-tahun dibayar," tutur Zhong Zhen General Manager diler Wuling & Baojun di Liuzhou, Guangxi, Jumat (19/2/2016).

Menurutnya, dengan fakta seperti itu konsumen di China mengaku tak ingin memikul beban dua kali - pembayaran bunga & penurunan harga mobil - secara bersamaan waktu membeli mobil. Terlebih bunga yang dipatok lembaga pembiayaan menyentuh 9 -12%. Sedangkan bunga bank 3 - 5%.

"Bunga sebesar itu dirasa cukup tinggi oleh konsumen," kata dia.

Pertimbangan lainnya bagi konsumen sebelum membeli mobil yaitu merek & layanan purna jual yang diberikan agen pemegang atau diler dari merek tersebut. Alhasil, program diskon maupun dengan iming-iming tambahan aksesoris kurang diminati calon pembeli.

Tentu, hal tersebut berbeda dengan perilaku atau motif konsumen yang ada di Indonesia. Di Tanah Air, kisaran 70 % pembelian dilakukan secara kredit.

Menyikapi hal ini, SGMW Indonesia akan mempersiapkan lembaga pembiayaan lokal Indonesia buat membantu proses transaksi.

"Sehingga konsumen akan lebih mudah,\" kata Network Development Director SGMW (Wuling) Indonesia, Nathan Sun.

Dia mengatakan, memang ada belainan tips pandang & budaya konsumen Indonesia dengan China. Di Negeri Tirai Bambu, orang berpikir pengeluaran wajib lebih kecil dibanding pendapatan. Orang akan mengalokasikan pendapatan buat konsumsi, tabungan, kebutuhan pendidikan, & sebagainya.

"Sehingga, membeli mobil yang merupakan kebutuhan kedua atau ketiga mereka menantikan sampai tabungannya cukup," kata Nathan.

Selain itu, dari 2009, pemerintah China memberikan bonus berupa potongan pajak bagi konsumen yang membeli mobil bermesin dengan kapasitas kecil. Mobil dengan mesin kurang dari 1.000cc potongan pajaknya lebih dari 50% & 1.500 cc atau lebih potongan pajaknya kurang dari 50%. Dengan hal tersebut, maka banyak orang di China membeli mobil, & itu dilakukan secara tunai. sebab itulah, tak jarang ada orang yang membawa uang tunai, sebagian ada juga yang membawa uang recehan ke dealer buat membeli mobil.

Artikel Terkait

Berita Otomotif 4415410465528877208

item